ASAS TANGGUNG RENTENG PADA BENTUK USAHA BUKAN BADAN HUKUM DAN AKIBAT HUKUM BAGI HARTA PERKAWINAN

Rilda Murniati

Sari


Bentuk usaha bukan badan hukum diatur dalam KUHD yaitu: firma dan CV yang memiliki sekutu komplementer yang harus bertanggung jawab secara tanggung renteng atas kerugian pada pihak lain secara pribadi dan bersifat keseluruhan. Permasalah hukum yang mungkin timbul dalam hal sekutu komplementer tidak membuat perjanjian kawin (pisah harta) sebelum atau pada saat perkawinan berakibat hukum bagi harta bersama perkawinan dalam hal terjadi wanprestasi terhadap perjanjian yang dibuat untuk menjalankan kegiatan usaha dari bentuk usaha bukan badan hukum. Untuk itu, perlu diketahui bagaimana pengaturan asas tanggung renteng pada bentuk usaha bukan badan hukum dan dalam hal pengusaha (sekutu komplementer) menjalankan perusahaan dan mengadakan perjanjian dengan pihak lain sehingga terjadi wanprestasi dan bahkan berakibat dipailitkan maka harta bersama perkawinan dapat ikut digunakan untuk melunasi utang perusahaan. Hal ini dapat terjadi jika, terbukti tidak adanya perjanjian perkawinan yang dibuat sebelumnya terhadap sekutu kompelementer tersebut sehingga istri/suami dapat turut digugat untuk dimintakan pertanggungjawaban dalam terjadi wanprestasi akibat perbuatan sekutu kompelementer untuk kepentingan perusahaan bukan badan hukum. Dengan adanya, pembaruan hukum melalui Putusan Mahkamah Konstitusi No. 69/PUU-XIII/2015 sebagai judicial review atas Pasal 29 UU No.1 Tahun 1974, bahwa perjanjian kawin yang dapat dibuat oleh suami dan istri selaku sekutu komplementer selama berlangsungnya perkawinan di hadapan notaris adalah langkah antisipatif atas tanggung jawab secara tanggung renteng pada bentuk usaha bukan badan hukum yang berakibat bagi harta bersama perkawinan.

 

Kata Kunci: Sekutu Komplementer, Tanggung Renteng, Perjanjian Kawin


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



E-ISSN : 2598-3105 


CEPALO adalah jurnal yang diterbitkan oleh Magister Ilmu Hukum Universitas Lampung, dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.