HUBUNGAN HASIL PENGAWASAN APIP DAN BPK DALAM RANGKA AUDIT DENGAN TUJUAN TERTENTU DALAM AKUNTABILITAS KEUANGAN DAERAH

Muhammad Fadel Noerman

Sari


Pelaksanaan pengawasan yang dilakukan APIP dan BPK dilaksanakan untuk melakukan kontrol terhadap segala macam penyelenggaraan kebijakan serta anggaranyang lakukan oleh pemerintah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pengawasan APIP dan BPK dalam pemeriksaan dengan tujuan tertentu dalam akuntabilitas keuangan daerah, dan bagaimana hubungan hasil pengawasan APIP dan BPK dalam pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan secara yuridis normatif dan yuridis empiris. Hasil penelitian memperlihatkan pelaksanaan pemeriksaan APIP dan BPK dengan bentuk pemeriksaan secara langsung dan tidak langsung, yang waktu pelaksanaannya dilakukan pada awal tahun, pertengahan tahun dan pada akhir tahun. Sebelum melakukan pemeriksaan terlebih dahulu auditor melakukan pemilihan sampel objek yang akan diperiksa. Sedangkan pemeriksaan dengan tujuan tertentu dilaksanakan berdasarkan surat perintah secara tertulis, yang diberikan dari instansi, kepala daerah atau aparat penegak hukum atau pengaduan masyarakat atau LSM. Pelasanaan audit didasarkan pada standar yang disusun sesuai peraturan perundangan yang berlaku, dengan berkoordinasi kepada pimpinan instansi atau kepala daerah. Laporan hasil pemeriksaan pengawas intern diserahkan juga kepada BPK untuk nantinya digunakan oleh BPK dalam proses pemeriksaan bila diperlukan oleh BPK. Kemudian auditor memberikan opini /rekomendasi yang nantinya dapat digunakan oleh pemerintah.

 

Kata Kunci: Hubungan, Pengawasan, APIP, BPK, Akuntabilitas


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



E-ISSN : 2598-3105 


CEPALO adalah jurnal yang diterbitkan oleh Magister Ilmu Hukum Universitas Lampung, dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.